Jumat, 14 November 2025 – Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu kembali berlangsung dengan penuh semangat pada pertemuan minggu ini. Seluruh peserta didik mengikuti latihan dengan antusias sesuai dengan jenjang kelas dan materi yang telah ditetapkan pembina. Pramuka menjadi salah satu kegiatan unggulan di sekolah karena mampu melatih kedisiplinan, kerja sama, serta keterampilan kepramukaan secara bertahap.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh anggota Pramuka melaksanakan apel pembukaan di lapangan sekolah. Dalam apel tersebut, pembina memberikan arahan singkat mengenai materi hari itu sekaligus mengingatkan pentingnya kedisiplinan selama latihan berlangsung. Suasana apel terasa khidmat dengan barisan yang rapi dan sikap peserta yang sigap.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan spesial dari Dewan Penggalang. Mereka membuka sesi latihan dengan memperagakan rangkaian gerakan semaphore lengkap dari huruf A sampai Z. Penampilan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta karena menjadi contoh nyata bagaimana semaphore digunakan sebagai media komunikasi dalam dunia kepramukaan.
Materi utama hari itu difokuskan pada latihan semaphore untuk kelas 8 dan kelas 9. Para siswa mempraktikkan gerakan dasar hingga kombinasi kata menggunakan dua bendera kecil berwarna merah dan kuning. Pembina serta Dewan Penggalang membimbing secara langsung agar setiap gerakan dilakukan dengan posisi tangan yang tepat, kuat, dan jelas terbaca.
Latihan semaphore ini tidak hanya melatih ketepatan gerakan, tetapi juga kemampuan fokus, ketelitian, serta kecepatan membaca kode. Siswa kelas 8 dan 9 terlihat bersemangat mempraktikkan gerakan demi gerakan, bahkan beberapa kelompok melakukan simulasi pengiriman pesan untuk menambah pemahaman mereka. Suasana latihan berlangsung aktif, tertib, dan penuh kerja sama.
Sementara itu, siswa kelas 7 masih mempelajari materi dasar yaitu PBB (Peraturan Baris-Berbaris) dengan tongkat. Mereka dilatih untuk memahami formasi barisan, sikap dasar, serta penggunaan tongkat sebagai alat bantu gerak. Pembina memberikan bimbingan secara bertahap agar siswa lebih percaya diri dan terampil sebelum memasuki materi pramuka lainnya di pertemuan mendatang.
Kegiatan Pramuka pada hari itu ditutup dengan sesi refleksi singkat di mana pembina memberikan umpan balik serta motivasi kepada seluruh peserta. Latihan yang berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme menunjukkan bahwa siswa SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu memiliki jiwa kepramukaan yang kuat. Diharapkan materi yang dipelajari dapat meningkatkan keterampilan dan membentuk karakter disiplin pada setiap anggota.
