Perkuat Pendampingan Karakter Siswa, SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu Gelar Pembinaan Guru Wali Melalui Evaluasi Buku 7 Kaih
Gandrungmangu — Jumat, 16 Oktober 2026 dalam upaya mengoptimalkan pembentukan karakter serta pemantauan perkembangan peserta didik secara personal, SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Guru Wali. Agenda berkesinambungan ini secara rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pada minggu ketiga setiap bulannya, dengan jadwal yang tetap fleksibel menyesuaikan situasi dan kondisi kegiatan persekolahan. Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk menyelaraskan metode pendampingan spiritual dan moral siswa.
Melalui program guru wali ini, setiap pendidik dipercayakan untuk mendampingi kelompok kecil yang terdiri dari 5 hingga 10 murid dampingan. Pembagian skala kecil ini dirancang agar guru wali dapat menjalin ikatan emosional yang lebih dekat, memahami latar belakang serta keunikan tiap anak, dan memberikan perhatian yang lebih intensif. Dengan demikian, proses bimbingan tidak hanya berlangsung secara umum di dalam kelas, melainkan hadir hingga ke tataran personal siswa.
Tugas dan peran seorang guru wali di SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu dipahami lebih dari sekadar pembimbing akademik biasa. Para guru wali bertindak sebagai sosok pengayom, teladan, sekaligus tempat berdiskusi bagi para murid dampingan ketika menghadapi kendala dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari. Pendampingan yang humanis dan penuh empati ini diharapkan mampu membangun rasa aman dan percaya diri pada diri peserta didik.
Salah satu fokus utama dalam agenda pembinaan guru wali ini adalah pengecekan dan evaluasi berkala terhadap Buku 7 Kaih (Karakter Anak Indonesia Hebat). Buku pemantauan ini menjadi sarana konkrit untuk merekam pembiasaan ibadah, kedisiplinan, serta perilaku positif siswa baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dalam sesi pembinaan, para guru wali saling mencocokkan catatan dan mengidentifikasi capaian perkembangan karakter dari setiap anak binaannya.
Melalui pemeriksaan Buku 7 Kaih yang teliti, guru wali dapat memantau secara langsung tingkat keistiqomahan siswa dalam menjalankan pembiasaan harian, seperti ibadah rutin, kedisiplinan belajar, hingga kepedulian sosial. Jika ditemukan kendala atau penurunan motivasi pada siswa tertentu, guru wali dapat segera mengambil tindakan persuasif untuk memberikan bimbingan khusus atau melakukan pendekatan pribadi secara lebih mendalam.
Kegiatan pembinaan yang dipimpin oleh pihak manajemen sekolah ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan problem solving antar sesama guru wali. Para pendidik berkesempatan untuk saling menukar kendala yang ditemui di lapangan serta mendiskusikan solusi terbaik dalam menghadapi dinamika perilaku siswa. Sinergi ini memastikan bahwa pendekatan karakter yang diterapkan sekolah berjalan selaras, adil, dan berorientasi pada kebaikan tumbuh kembang anak.
Melalui penguatan peran guru wali dan konsistensi evaluasi Buku 7 Kaih ini, SMP Islam Al-Irsyad Gandrungmangu membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik. Sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai-nilai akademik semata, tetapi juga secara aktif dan konsisten menempa akhlak, kedisiplinan, serta pembentukan karakter generasi penerus yang unggul dan berakhlak mulia.
